Dekorasi interior terasa menakutkan jika Anda tidak mengenal chintz dari kru Anda. Tidak apa-apa. Anda tidak memerlukan gelar untuk membuat ruangan Anda terlihat bagus. Anda hanya perlu rencana. Kiat-kiat ini murah, sederhana, dan dirancang untuk menghentikan kegugupan sebelum dimulai.
Tentukan Tujuan Ruangan Terlebih Dahulu
Mulailah dengan menanyakan siapa yang menggunakan ruang tersebut. Kemudian tanyakan bagaimana mereka menggunakannya. Ini menentukan segalanya, termasuk lantai Anda. Apakah ini zona lalu lintas tinggi? Akankah orang menumpahkan anggur ke permadani? Apakah anak-anak atau hewan peliharaan tinggal di sini?
Jika jawabannya ya, pilihlah bahan yang tahan lama. Kayu keras atau vinil mengalahkan karpet halus. Pikirkan tentang kegiatannya. Ruang makan membutuhkan kursi yang tahan lama. Kantor rumah membutuhkan pencahayaan yang baik. Jangan abaikan fungsi formulir. Ruangan cantik yang tidak nyaman tidak ada gunanya.
Pilihlah apa yang Anda suka dan apa yang membuat Anda nyaman. Rumah Anda harus terasa seperti milik Anda, bukan ruang pamer.
Pilih Strategi Warna
Warna seringkali merupakan bagian tersulit. Para profesional biasanya berpegang pada aturan tiga warna. Satu basis netral. Dua aksen. Satu gelap. Satu lampu.
Anda bisa mulai dengan dinding. Cat menentukan latar belakang. Kemudian buat furnitur di sekitarnya. Atau mulailah dengan benda besar, seperti sofa. Biarkan hal itu menentukan palet warna. Dinding lebih murah untuk diganti dibandingkan furnitur.
Warna-warna terang memperluas ruangan. Mereka juga merasa lebih sejuk. Warna yang lebih gelap mempersempit ruang. Mereka merasa lebih hangat dan nyaman. Pilih berdasarkan mood yang Anda inginkan, bukan hanya tren.
Pilih Furnitur yang Tahan Lama
Ukuran itu penting. Tapi begitu juga sinar matahari. Sofa kulit berwarna gelap di ruang berjemur akan cepat pudar. Periksa eksposur sebelum Anda membeli.
Gunakan warna solid atau kain tone-on-tone untuk potongan besar. Lebih murah dan mudah untuk memperbarui suasana dengan bantal, selimut, dan lapisan cat baru nanti. Potongan aksen fleksibel. Furnitur tidak.
Tempatkan Furnitur dengan Benar
Menata furnitur memang rumit. Anda membutuhkan arus lalu lintas. Anda memerlukan area percakapan. Anda tidak perlu tersandung meja kopi.
Jangan menebak. Buat templat. Gambarlah ruangan di atas kertas. Gunting bentuk kertas untuk setiap perabot. Pindahkan mereka pada denah lantai. Coba tata letak yang berbeda. Temukan yang paling sesuai untuk pergerakan dan fungsi. Ini menyelamatkan punggung Anda. Dan rasa frustrasimu.
Perbarui Windows Secara Strategis
Perawatan jendela bukan hanya tentang privasi. Itu tentang pengendalian cahaya. Apakah Anda ingin melihat pemandangannya? Atau memblokirnya? Pertimbangkan musimnya. Anda mungkin menginginkan tirai tebal di musim dingin sebagai insulasi. Tipis di musim panas.
Valensi dapat menambah gaya tanpa biaya. Gunakan kain bekas dari cornice yang ada. Pasang cermin berbingkai ke bingkai kelambu kayu dengan engsel. Miringkan ke atas. Ini memantulkan cahaya dan memamerkan warna cat langit-langit. Ini adalah trik murahan yang terlihat mahal.
Gunakan Aksen untuk Personalisasi
Karya seni dan aksesori membuat ruangan terasa hidup. Tidak harus mahal. Potongan-potongan kecil dapat mengubah keseluruhan nuansa suatu ruang. Mereka juga bisa menyembunyikan kekurangannya.
Cermin di ruangan kecil membuatnya terasa lebih besar. Sebuah lukisan dengan kedalaman menarik perhatian. Kekacauan membuat ruangan terasa sesak dan kecil. Bersihkan permukaan. Tinggalkan beberapa ruang kosong. Kelihatannya lebih bersih. Rasanya lebih terbuka.
Bahkan di pintu masuk, sentuhan kecil itu penting. Para tamu memperhatikannya terlebih dahulu. Mereka mengatur nadanya. Tunjukkan kepribadian Anda tanpa membebani mata.
Mulailah dari yang kecil. Pilih satu ruangan. Terapkan langkah-langkah ini. Lihat apa yang berhasil. Menyesuaikan. Menghias adalah sebuah proses, bukan perlombaan.































